Pengetahuan

Ibu Hamil Apa Boleh Minum Propolis? Jangan Khawatir, Simak Penjelasannya Disini

 

Pada kenyataannya, madu bukanlah satu satunya zat yang diproduksi oleh lebah. Selain menghasilkan madu, hewan satu ini pula mampu memproduksi senyawa yang bernama propolis atau lem lebah. Akhir akhir ini, popularitas propolis semakin merangkak naik berkat khasiat dan manfaatnya dalam bidang kesehatan. Lalu ibu hamil apa boleh minum propolis? Berikut ulasannya.

Propolis sebagai Obat Herbal Sejak Zaman Peradaban Kuno

Semenjak ribuan tahun silam, kegunaan propolis atau lem lebah telah populer sebagai obat herbal guna mengatasi berbagai macam penyakit baik itu ringan maupun keras. Dimana hal ini dimulai oleh seorang pendeta Mesir kuno tepatnya pada tahun 350 sebelum masehi. Pada saat itu pendeta memanfaatkan propolis sebagai salah satu bahan guna mengawetkan mumi.

Menurut pakar kesehatan dari Arab bernama Ibnu Sina, menyebutkan jika propolis dianggap sebagai malam yang berwarna gelap serta sisa kotoran dari sarang. Tak hanya di Arab semata, perkembangan propolis pula terjadi di bangsa Asiria kuno yang mempercayainya sebagai salah satu obat atau terapi guna melawan penyakit tumor dan kanker.

Sementara pada bangsa Yunani kuno memanfaatkan lem lebah guna mengobati bisul. Uniknya, di pengobatan tradisional Georgia menemukan propolis dalam bentuk salep yang mampu mengobati beberapa penyakit. Bila masih bertanya ibu hamil apa boleh minum propolis? Hal ini bisa dibuktikan jika masyarakat Georgia biasanya menggunakannya untuk bayi dalam kandungan ataupun baru lahir.

Bukan sekadar itu saja, propolis dalam kepercayaan masyarakat Georgia ampuh untuk mengobati luka bakar dan angina. Sebenarnya, manfaat propolis ini bisa dijumpai berkat adanya sifat antimikroba yang dimilikinya. Meskipun banyak yang klaim pengobatan tradisional menggunakan lem lebah, namun khasiatnya di era modern ini masih belum bisa dibuktikan sepenuhnya.

Pasalnya, para ahli kesehatan kesulitan menyimpulkan apa manfaat propolis sebenarnya. Hal ini tidak lain karena setiap propolis memiliki komposisi yang berbeda satu sama lainnya menyesuaikan tempat, jenis pohon, dan bunga yang ada di negara ia berasal. Walaupun begitu, tidak sedikit yang percaya jika propolis memang mampu melawan bakteri, virus, dan jamur.

Tidak jarang orang percaya bahwa dengan rutin mengonsumsi lem lebah dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan begitu, resiko terkena infeksi ataupun penyakit akan menjadi lebih rendah. Bahkan terdapat beberapa infeksi seperti sariawan, kutil, dan gangguan pencernaan, diyakini dapat diatasi dengan mudah oleh propolis.

Senyawa yang Dikandung oleh Propolis

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bila propolis memiliki kemampuan guna menyembuhkan segala macam penyakit sejak dahulu kala. Namun apakah anda tahu, ternyata hal ini berkat adanya 300 senyawa yang terkandung di dalam lem lebah ini. Dimana senyawa yang paling mendominasi yakni polifenol. Senyawa ini diklaim sebagai antioksidan guna melawan radikal bebas.

Selain itu, polifenol pun mampu melawan penyakit dan kerusakan sel di dalam tubuh. Bila anda menelisiknya lebih mendalam lagi, terdapat senyawa lain yang terdapat di dalam propolis yaitu flavonoid. Lazimnya, senyawa flavonoid ini dijumpai pada makanan yang mengandung antioksidan layaknya buah buahan ataupun sayur mayur.

Propolis pula disusun oleh zat lainnya, diantaranya resin, minyak aromatik, balsam, serbuk sari, dan bahan organik lainnya. Dimana zat penyusun ini mampu membuat lem lebah bekerja maksimal tatkala melakukan proses penyembuhan pada penyakit ataupun luka tertentu. Namun sayangnya, komposisi ini berbeda di setiap propolis menyesuaikan tempatnya.

Apakah Propolis Aman Dikonsumsi oleh Ibu Hamil?

Sebenarnya pertanyaan mengenai ibu hamil apa boleh minum propolis ini selalu terngiang ngiang di telinga. Sebab masih banyak yang belum mengetahui keamanan produk lebah bernama propolis ini. Meskipun terdapat beberapa penelitian yang belum menentukan apakah produk lem lebah ini aman atau tidak untuk dikonsumsi.

Namun sebetulnya, sebagian besar penelitian yang dilakukan oleh beberapa rumah sakit telah membuktikan jika propolis ampuh untuk obati segala jenis penyakit. Hal ini pun dibuktikan oleh salah satu rumah sakit yang melakukan penelitian dengan cara mengobati pasien penderita penyakit DBD atau demam berdarah menggunakan propolis guna meningkatkan trombosit.

Alhasil, pasien yang sengaja diberikan propolis cenderung lebih cepat sembuhnya daripada pasien yang tidak diberikan propolis. Tak hanya itu saja, produk lem lebah ini pula ternyata telah disahkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. Sehingga anda tak perlu khawatir tatkala mengonsumsinya setiap hari, asalkan sesuai dengan anjuran dari dokter.

Akan tetapi, bila anda yang memiliki riwayat alergi terhadap aneka macam produk lebah disarankan untuk menghindari untuk mengonsumsi lem lebah ini. Sebab dikhawatirkan nantinya akan menimbulkan efek samping, seperti ruam pada kulit, wajah membengkak, sakit kepala, atau yang lainnya. Hal ini pun berlaku pada orang yang mengidap penyakit asma.

Sebenarnya, orang yang menderita asma tak masalah mengonsumsinya asalkan ia harus lebih waspada lagi dan pastikan sesuai dengan anjuran dokter ataupun apoteker. Bila terjadi efek samping akibatĀ  mengonsumsi ataupun menggunakan propolis di tubuh, hendaknya anda berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin agar tidak muncul hal yang membahayakan nantinya.

Secara umum, manfaat lem lebah untuk ibu hamil aman aman saja asalkan tidak memiliki riwayat alergi maupun penyakit asma. Sebenarnya manfaat propolis untuk ibu hamil itu ada beragam, diantaranya meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan tubuh, menjaga kesehatan rahim, dan membantu proses lahiran. Janin pun terkena dampak positif tatkala anda mengonsumsinya.

Diantaranya membasmi virus tokso, memberikan nutrisi yang cukup, memberikan vitamin, dan menjaga kesehatan si kecil. Berbagai manfaat tersebut ternyata telah terbukti secara akurat, sehingga tak ayal banyak ibu hamil yang mulai mengonsumsi lem lebah dari British Propolis guna menjaga kesehatannya dan janin yang ada di dalam kandungannya.

Bahkan propolis ini pula sangat amat untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui sekalipun. Masih bingung ibu hamil apa boleh minum propolis? Jangan khawatir, sebab hal ini telah teruji secara klinis oleh para dokter dan ahli kesehatan. Bahkan berkat kandungan non-alkoholnya ini banyak dokter yang menganjurkan untuk ibu hamil dan pasca melahirkan sekalipun.

Keunggulan propolis yang telah pamor di semua kalangan ini, membuat permintaan lem lebah semakin meningkat. Tak ayal jika kini banyak sekali produk propolis yang terjual bebas di pasaran. Bila anda ingin mendapatkannya, pastikan memilih produk yang telah diakui secara klinis dengan memeriksa nomor BPOM. Tindakan ini pula mampu menghindari produk palsu.